Skincare talk for Pregnant Mama

Standard

Halo ladies, kali ini aku mau sharing khususnya untuk para calon ibu atau para mama-mama yang saat ini sedang hamil. Begitu dinyatakan hamil bukan berarti kita cuek loh sama yang namanya perawatan kulit. Terkadang yang bikin kita males ngerawat kuliy karena banyaknya mitos-mitos di masyarakat yang nakut-nakutin. Penting banget untuk para mom-to-be lebih aware dan kritis mengenai skincare ini, jadi tetap merawat kulit wajah dan badan agar tetap sehat tapi juga bukan berarti cuek gak mau liat ingredient produk skincare kita. Beberapa bahan dalam product skincare dilarang untuk digunakan ibu hamil karena efeknya yang berbahaya bagi janin. Bukan cuma skincare yang kita perhatikan, tapi kosmetik juga penting.

Kehamilan menyebabkan beberapa perubahan fisiologi tubuh kita, salah satunya peningkatan level hormon androgen dan perubahan estrogen dalam darah. Tingginya androgen dapat menyebabkan memburuknya jerawat-jerawat nakal di wajah atau badan (acne vulgaris) dan merangsang munculnya bulu-bulu halus di beberapa bagian di tubuh kita. Banyak ibu hamil yang risih dan ngeluh karena 2 hal ini. Beberapa kandungan obat anti jerawat yang berbahaya untuk ibu hamil dan harus dihindari adalah :

  1. Retinoid, merupakan turunan Vitamin A yang biasanya digunakan untuk obat anti acne, mempercepat regenerasi sel, dapat meningkatkan kolagen. Diabsorpsi melalui kulit dan dapat diserap pembuluh darah apabila digunakan dalam jumlah besar yang nantinya bisa menembus plasenta. Bahayanya adalah dapat menyebabkan kecacatan janin.
  2. Benzoyl Peroxide, juga digunakan sebagai salah satu kandungan dari obat jerawat. Dapat diserap melalui kulit sekitar 5% melalui pemberian secara topikal. Belum jelas mengenai efek langsung berbahaya terhadap janin, akan tetapi biasanya dokter spesialis kulit dan spesiali obsgin menghindari penggunaan bahan ini.
  3. Salicylic acid (BHA), agen anti jerawat banyak ditemukan dalam kandungan krim,sabun, bedak. Penggunaan dalam jumlah besar dapat berbahaya bagi perkembangan janin dan masih diragukan keamanannya, sebaiknya hindari penggunaan produk yang mengandung agen ini.

Yang masih dapat digunakan dan dipertimbangkan: Sulfur, ditemukan para ahli tidak berakibat buruk ketika digunakan pada ibu hamil yang berjerawat.

Nah itu tadi agen anti acne, sekarang beberapa kandungan yang banyak di dalam produk essence, toner, krim malam, body lotion, body butter dan kosmetik. Apakah itu?yaps There are Paraben Family!!! Paraben adalah zat pengawet sintetis, yang biasanya digunakan untuk produk kecantikan adalah butylparaben,methylparaben,propylparaben,isobutylparaben,isopropylparaben. Paraben ketika digunakan berlebihan dan diserap dalam pembuluh darah sistemik dapat meningkatkan estrogen dalam darah yang dicurigai para ahli dapat berpengaruh pada pertumbuhan reproduksi janin terutama janin jenis kelamin laki-laki. Estrogen yang berlebihan dalam darah juga merupakan salah satu risk factor untuk breast cancer. Sebenarnya paraben ini bukan cuma warning untuk ibu hamil, tapi juga warning buat yang gak hamil.

Banyak juga yang nanya ke aku beberapa ibu hamil yang masih concern untuk mencerahkan kulit wajah. Sebaiknya dihindari ya agen-agen whitening pada saat hamil. Yang mutlak untuk dihindari itu adalah Mercury, dicurigai banyak ditemukan pada krim-krim pemutih ilegal yang tidak bersertifikasi resmi dari BPOM, jangan percaya iming-iming putih dalam beberapa hari saja. Mercury dapat menyebabkan gangguan perkembangan janin,kerusakan saraf permanen, kerusakan ginjal, resiko kanker kulit, dll. Hindari juga hydroquinon apalagi jika kamu sedang hamil.

Trus gimana dong cara merawat kulit wajah dan badan saat hamil agar bisa tetap terlihat sehat dan cantik? Waktunya aku mau bagi-bagi tips, check this out:

  1. Begitu kamu dinyatakan hamil, langsung bongkar produk skincare dan kosmetik yang kamu punya. Cek betul-betul ingredientnya dan apabila ditemukan zat-zat berbahaya diatas, segera stop pemakaian.
  2. Cari referensi beberapa brand skincare dan kosmetik aman untuk kehamilan. Jika beberapa brand mengklaim aman, jangan lupa tetap cek ingredient di dalamnya.
  3. Untuk kulit berjerawat, stop semua agen anti jerawat. Jangan coba-coba masker aspirin, karena aspirin mengandung asam salisilat. Untuk penggunaan krim antibiotik sebaiknya benar-benar konsultasikan dengan dokter anda (spesialis kulit dan spesialis obstetri ginekologi) benefit dan risk-nya.
  4. Merawat kulit seperti biasa, tetap cuci muka dengan sabun cuci muka yang aman dan gunakan pelembap wajah yang aman.
  5. Pilih body lotion yang aman dan pelembap anti stretchmark
  6. Harus banyak minum air putih untuk menjaga intake cairan yang juga diperlukan kesehatan kulit
  7. Perbanyak konsumsi buah-buahan, selain baik untuk kulit juga pastinya sangat membantu untuk nutrisi janin.
  8. Be a positive and happy pregnant mommy. Kendalikan stress yang berakibat tidak baik pada kehamilan

Okey segitu dulu ya sharing dari aku, semoga bermanfaat dan semoga kita semua makin aware demi kesehatan kita sendiri dan si calon baby. Sehat-sehat semuanya yaaa pretty mommies. See you 😉

Reference:

Safety of skin care products during pregnancy http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3114665/

Pregnancy center http://www.emedicinehealth.com

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s